– Tarif yang Menggerus Daya Beli
Penyesuaian tarif tol secara berkala meningkatkan biaya transportasi barang. Akibatnya terjadi lonjakan harga bahan pokok. Beban akhirnya ditanggung rakyat kecil sebagai konsumen akhir.

– Pembagian Risiko yang Tidak Adil
Saat proyek tol terancam rugi, negara hadir: memberi jaminan, dana talangan, atau suntikan modal.
Namun saat proyek menghasilkan keuntungan melimpah, dividen mengalir ke pemegang saham dan konglomerasi pengelola.

– Privatisasi Berkedok Efisiensi
Jalan tol yang masa konsesinya habis seharusnya dinasionalisasi, digratiskan, atau ditekan tarifnya ke batas minimum biaya operasional.
Kenyataannya sering diperpanjang masa pengelolaannya atau dialihkan ke konsorsium bisnis lain dengan tarif tetap komersial.

2. SUARA TOKOH ADAT & KETIDAKADILAN PENGELOLAAN ASET

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *